ARTICLE AD BOX

Instrumen pajak kendaraan bermotor di Indonesia terlalu tinggi. Hal ini disampaikan Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Kukuh Kumara.
Ia mencontohkan dengan membandingkan pajak mobil Toyota Avanza di Indonesia yang mencapai hampir Rp 5 juta per tahun. Sementara itu, di negara tetangga pajaknya tidak sampai Rp 1 juta per tahun.
”Pajak kendaraan di kita ini relatif sangat tinggi. Misal, Avanza yang dibuat di Indonesia, pajak tahunannya di sini bisa mendekati Rp 5 juta. Sementara, di negara tetangga yang impor dari kita, pajak tahunannya tidak sampai Rp 1 juta,” jelas kukuh di Kantor Kementerian Perindustrian, Jakarta awal pekan ini.
”Bahkan di Thailand lebih rendah lagi, sekitar Rp 150 ribu,” imbuhnya
Padahal, penyesuaian instrumen pajak bisa dilakukan untuk meningkatkan performa penjualan yang sedang lesu. Sebab, pajak lebih ringan membuat harga jual menjadi lebih terjangkau. Menurutnya, keseimbangan pajak akan memberikan dampak domino kepada industri secara keseluruhan
“Nah, kalau ini dirangkum menjadi satu secara keseluruhan, baik listrik maupun konvensional, jika pajaknya cukup fair, investasi juga fair. Maka Industri akan tumbuh, utilisasi pabrik juga akan tinggi, dan pada akhirnya menciptakan lapangan kerja baru,” katanya.
Perhitungan pajak di Malaysia
<1.000 cc | RM20.00 | - | RM20.00 |
1.001-1.200 cc | RM55.00 | - | RM55.00 |
1.201-1.400 ...
|