Ingin Stabilkan Harga, Pemerintah Salurkan 43.665 Ton Beras SPHP

6 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Peluncuran Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparanPeluncuran Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Sabtu (30/8/2025). Foto: Muhammad Fhandra Hardiyon/kumparan

Pemerintah menggelontorkan sekitar 43.665 ton beras Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) secara serentak melalui Gerakan Pangan Murah (GPM), Sabtu (30/8). Kegiatan ini berpusat di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, dan tersebar di ribuan titik seluruh Indonesia.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan GPM merupakan bagian dari penyaluran beras SPHP yang ditargetkan mencapai 1,3 juta ton untuk periode Juli-Desember 2025. Ia mengungkapkan GPM dilakukan untuk menstabilkan harga beras yang sebelumnya bergejolak.

Gerakan ini merupakan sinergi Kementerian Koordinasi Bidang Pangan, Kementerian Pertanian, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian BUMN, TNI, Polri, Badan Pangan Nasional, Perum Bulog, Pos Indonesia, Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC), ID Food, dan PT Perkebunan Nasional.

“Kami ingin membangun ekosistem pangan yang sehat yang selama ini terjadi anomali di mana-mana. Gerakan pangan murah ini merupakan upaya nyata untuk menjaga stabilisasi pangan khususnya beras agar terjangkau dan dapat diakses masyarakat dengan harga yang baik,” kata Amran saat acara Gerakan Pangan Murah Serentak Beras di Kementan, Sabtu (30/8).

Peluncuran Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta,...                    </div>

                    <div class= Baca Selengkapnya