Sebut Jurnalis Lebanon Tak Beradab dan Barbar, Utusan Khusus AS Ini Dikecam

2 hari yang lalu 5
ARTICLE AD BOX
Duta Besar AS untuk Turki dan Utusan Khusus untuk Suriah, Tom Barrack, menyampaikan pernyataan setelah pertemuan dengan Presiden Lebanon di Istana Kepresidenan di Baabda, Selasa (26/8/2025). Foto: Anwar Amro/AFPDuta Besar AS untuk Turki dan Utusan Khusus untuk Suriah, Tom Barrack, menyampaikan pernyataan setelah pertemuan dengan Presiden Lebanon di Istana Kepresidenan di Baabda, Selasa (26/8/2025). Foto: Anwar Amro/AFP

Utusan Khusus AS untuk Suriah sekaligus Duta Besar AS untuk Turki, Tom Barrack, menuai kecaman dari jurnalis di Lebanon. Hal ini dikarenakan ucapan Barrack yang meminta jurnalis Lebanon untuk bertindak beradab dan tidak bersikap barbar.

Sebelum memberikan keterangan kepada jurnalis, Barrack terlebih dulu bertemu dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun bersama delegasi AS lainnya. Mereka membahas rencana pelucutan senjata Hizbullah — faksi kuat di Lebanon yang kerap melontarkan roket ke Israel dalam sejumlah eskalasi.

Begitu pertemuan selesai, konferensi pers digelar dan jurnalis mulai melontarkan pertanyaan.

"Kami akan menerapkan aturan yang berbeda..... tolong diam sebentar," kata Barrack dalam sesi konferensi pers, dikutip dari The Guardian, Rabu (28/8).

"Begitu situasi mulai kacau, mulai barbar, kami akan pergi," kata Barrack lagi.

"Berperilakulah secara beradab, berperilaku baik, berperilaku toleran, karena ini adalah masalah atas apa yang terjadi di wilayah ini," lanjutnya.

Pernyataan Barrack itu dikomentari kantor kepresidenan Lebanon. Kepresidenan Lebanon dalam pernyataan di X menyayangkan ucapan yang dikeluarkan Barrack dalam konferensi pers.

"Kami menyayangkan pernyataan yang secara tidak sengaja diucapkan dari podium oleh salah satu tamu kami," kata kepresidenan Lebanon. Pihak kepresidenan Lebanon juga menyampaikan apresiasi kepada j...

Baca Selengkapnya