Gaia Music Festival 2025: Saat Musik, Alam, dan Kehangatan Bertemu di Lembang

3 minggu yang lalu 8
ARTICLE AD BOX
 Adhie Ichsan/kumparanGAIA Music Festival 2025. Foto: Adhie Ichsan/kumparan

Di udara sejuk Lembang yang selalu membawa ingatan akan aroma pinus dan kabut tipis, Gaia Music Festival kembali digelar. Bukan sekadar konser, tetapi sebuah ritual tahunan yang semakin meneguhkan Bandung sebagai rumah bagi perayaan musik yang intim dan penuh jiwa.

Sejak pertama kali digelar pada 2022, festival yang lahir dari The Gaia Hotel Bandung ini tak sekadar menjual nama besar musisi atau kemewahan lokasi. Ia merangkai sesuatu yang lebih halus: rasa kebersamaan, pengalaman musikal yang utuh, dan atmosfer alam yang sulit ditiru. Tahun ini, dengan tema “For The Love of Music”, Gaia Music Festival (GMF) ingin merangkul audiensnya lebih dalam—mengajak mereka untuk bukan hanya mendengar, melainkan merasakan musik.

Panggung yang Diciptakan untuk Kedekatan

Berbeda dari festival musik pada umumnya yang sering kali terasa riuh, sesak, bahkan jauh dari artis yang tampil, GMF justru memilih jalur sebaliknya. Lokasinya di Amphitheatre The Gaia Hotel Bandung membuat suasana lebih personal. Panggung terbuka ini dirancang agar jarak antara musisi dan penonton begitu dekat, sehingga setiap nada, detik hening, dan senyum dari panggung seakan bisa dijangkau.

 Adhie Ichsan/kumparanGAIA Music Festival 2025. Foto: Adhie Ichsan/kumparan

“Atmosfernya seperti duduk di ruang tamu bersama para musisi,” kata Nindi (31), pengunjung yang datang dari Cirebon. “Tidak ada sekat, tidak ada hiruk pikuk yang me...

Baca Selengkapnya