Muhammadiyah soal Aksi Demo: Semua Pihak Hendaknya Tahan Diri

1 jam yang lalu 2
ARTICLE AD BOX
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir ditemui usai meluncurkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) di Convention Hall Kampus Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Rabu (25/6). Foto: Arfiansyah Panji/kumparanKetua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir ditemui usai meluncurkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) di Convention Hall Kampus Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, Kabupaten Sleman, Rabu (25/6). Foto: Arfiansyah Panji/kumparan

Pimpinan pusat Muhammadiyah merespons soal aksi demo yang terjadi di Jakarta dan beberapa daerah. Melalui keterangannya yang ditandatangani oleh Ketum PP Muhammadiyah Prof Haedar Nashir, setidaknya 6 poin pernyataan. Berikut isinya:

  1. Kami turut berdukacita atas meninggalnya saudara kita, Affan Kurniawan, dalam peristiwa unjuk rasa massa pada hari Kamis malam (28/8) di Jakarta. Semoga almarhum mendapat balasan terbaik disisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan dapat menghadapi dengan sabar, memperoleh keadilan yang semestinya, serta tersantuni dengan sebaik-baiknya. Kami mengharapkan para korban yang menderita luka-luka dalam aksi unjuk rasa tersebut agar segera pulih. Kami juga ikut berempati kepada para pengemudi ojek online (ojol) yang menuntut keadilan untuk almarhum Affan.

  2. Semua pihak hendaknya menahan diri dan menghentikan semua bentuk tindak kekerasan yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Semua pihak hendaknya mengutamakan kepentingan bangsa dan negara sebagai fondasi dan modal membangun Indonesia sebagai negara yang maju, berdaulat, bermartabat, adil, makmur, dan sejahtera. Mari kita bersama-sama mencari solusi atas problem bangsa dengan dialog dan musyawarah disertai sikap keseksamaan yang tinggi.

  3. Agar para elit politik, para pejabat negara, anggota legislatif, dan para peng...

Baca Selengkapnya