Nvidia dan Microsoft Jadi Perusahaan Termahal Berkat AI dan Infrastruktur

3 minggu yang lalu 9
ARTICLE AD BOX
CEO Microsoft, Satya Nadella, berjalan usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak ACEO Microsoft, Satya Nadella, berjalan usai bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (30/4/2024). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Nilai perusahaan Microsoft telah melampaui 4 triliun dolar AS pada Kamis, 31 Juli 2025, yang menyamai Nvidia sebagai perusahaan publik yang pernah mencapai tonggak sejarah tersebut. Prestasi kedua perusahaan itu bisa dicapai berkat fokus pada AI dan infrastruktur digital.

Microsoft fokus mengembangkan infrastruktur digitalnya melalui layanan cloud Azure, lengkap dengan fitur-fitur AI yang mumpuni untuk software produktivitas yang ditujukan bagi pelanggan korporasi.

Sementara Nvidia, fokus mengembangkan chip berbasis AI berdaya besar, yang banyak dimanfaatkan oleh data center AI ready global, guna menjalankan aplikasi dan fitur-fitur AI.

Kembali ke Microsoft. Nilai perusahaan melesat hampir 9% setelah merilis laporan keuangan luar biasa periode April - Juni atau kuartal kedua 2025. Pendapatannya 76,4 miliar dolar AS, naik 18% dari tahun lalu. Sementara labanya 34,3 miliar dolar AS.

Bisnis paling kuat dari Microsoft ada pada Azure. Layanan cloud yang ditujukan untuk infrastruktur digital itu kini menghasilkan 75 miliar dolar AS per tahun.

Produk AI dari Microsoft telah didorong ke berbagai produk software seperti Microsoft Office, Teams, GitHub, sampai fitur-fitur yang ada di Azure. AI large language model (LLM) Copilot juga terus diperkuat manfaatnya untuk berjalan di software Word dan Excel.

Baca Selengkapnya