Tak Berdaya Hadapi Tekanan Global, Satu Pabrik Tekstil di Karawang Tutup

11 jam yang lalu 1
ARTICLE AD BOX
 ShutterstockIlustrasi pabrik tekstil. Foto: Shutterstock

Tekanan terhadap perusahaan tekstil di Tanah Air terus berlanjut. Kali ini pabrik milik PT Asia Pacific Fibers Tbk (POLY) di Karawang, Jawa Barat, tutup.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), POLY mengumumkan penutupan sementara operasional produksi pabrik kimia dan serat di Karawang tersebut sejak 1 November 2024.

Perusahaan mengalami berbagai tantangan, baik dari luar negeri akibat kelebihan kapasitas global, kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat, hingga kenaikan harga bahan baku.

Selain itu juga dari dalam negeri terkait ketidakjelasan penerapan bea antidumping, revisi peraturan importasi yang belum sesuai harapan industri.

"Penghentian produksi sementara yang telah berlangsung lebih dari enam bulan membuat operasional kembali fasilitas unit produksi kami di Karawang menjadi tidak layak secara teknis dan komersial.," kata Corporate Secretary POLY, Tunaryo, dikutip Selasa (29/7).

Menurut dia, penutupan permanen pabrik Karawang berdampak pada penurunan dari penjualan produk Polyester Staple Fiber, Polyester Chips, dan Performance Fabrics.

Akibatnya, seluruh proses produksi Polyester Staple Fiber, Polyester Chips, dan Performance Fabrics telah dihentikan. Kebutuhan bahan baku produksi Filamen Yarn di pabrik Kendal yang sebelumnya dipasok dari pabrik Karawang, telah dialihkan ke pihak ke tiga (lokal dan impor).

 ShutterstockIlustrasi pabrik tekstil. Foto: Shutterstock

Dampak dari kondi...

Baca Selengkapnya